Wamena - Dalam Program "Kasuari" Satgas Binmas Noken Jayawijaya melaksanakan pengecekan spot ternak babi dan ternak kelinci binaan Satgas Binmas Noken Wilayah Jayawijaya Milik bp.Martinus Kosay, Kampung Honailama Dua, Jum’at, (22/07/ 2022).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Iptu Made Sujana, A.Md, Pd (KA Korwil Satgas Binmas Noken Jayawijaya Ops Damai Cartenz 2022), BRIPKA I Putu Denta Permana (Ba Satgas Humas Damai Cartenz 2022), BRIPKA Yan Hendrik Mnsen (Ba Satgas Binmas Noken Damai Cartenz 2022) dan BRIPKA Ismail Simbiak (Ba Satgas Binmas Noken Damai Cartenz 2022) serta BRIPTU Wahyu Setiawan (Ba Satgas Binmas Noken Damai Cartenz 2022) dan BRIPKA Yunus Hembring (Ba Sat Binmas)
Rombongan Satgas Binmas Noken Jayawijaya tiba di Kampung Honailama Dua dan bertemu dengan bapak Martinus Kosay selaku sekertaris kampung dan juga sebagai peternak babi dan ternak kelinci. Kelinci yang dimiliki Martinus Kosay saat ini mencapai sekitar 15 pasang dan anak kelinci sekitar 10 ekor.
Martinus Kosay mengucapkan terimakasih kepada Binmas Noken Ops Damai Cartenz Polri yang selalu membimbing masyarakat kampung Honailama Dua dalam pertanian maupun peternakan sehingga sedikit demi sedikit masyarakat bisa berkembang menjadi lebih baik.
“Saya berharap kedepannya kegiatan Binmas Noken ini bisa terus di tingkatkan dan berkelanjutan terutama dalam membantu kesejahteraan masyarakat”, ungkap Martinus Kosay.
Disamping itu, Korwil Satgas Binmas Noken Iptu Made Sujana, A.Md.Pd., menghimbau agar peternakan babi maupun ternak kelinci ini bisa terus di kembangkan dan berkelanjutan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami meminta dalam peternakannya agar selalu menjaga kebersihan kandang, memberikan makan ternak baik secara rutin yakni pagi dan sore serta memperhatikan kondisi ternak, jika ternak mengalami sakit bisa memanggil dokter hewan untuk mengecek kesehatannya”, jelas Iptu Made Sujana.
Iptu Made Sujana juga berharap ternak babi dan ternak kelinci ini dapat berkembang biak dan dapat bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.
“Saya berharap Bapak Martinus Kosay bisa mengajak masyarakat yang lain untuk ikut mengembangkan ternak babi seperti ini,terutama bagi para pemuda agar ada kesibukan sehingga tidak terpengaruh dengan kenakalan yang berakibat melanggar hukum,” harap IPTU Made Sujana.
Secara terpisah, Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H. saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Operasi Damai Cartenz khususnya Satgas Binmas berkomitmen untuk membantu peningkatan perekonomian di masyarakat melalui program Kasuari. Targetnya, Kasatgas Humas menyebut, bahwa kedepan masyarakat Papua akan lebih mandiri dibidang pangan dan sejahtera.
“Operasi Damai Cartenz diselenggarakan dengan mengedepankan pendekatan kepada masyarakat, yakni dengan pendekatan kepada para petani dan peternak agar ekonomi di masyarakat dapat meningkat,” jelas Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal.
Media Sosial